Friday, March 20, 2015

Bismillah



Ya allah, Engkaulah Tuhanku. Tidak ada Tuhan selain Engkau. Engkau sudah menciptakan aku, dan aku adalah hamba-Mu. Aku akan berusaha selalu ta’at kepada-Mu, sekuat tenagaku Yaa Allah... Aku berlindung kepada-Mu dari keburukan yang kuperbuat. Jauhkanlah aku dari segala apapun yang membuat diriku menjadi tak baik, yang menjauhkan aku dari rahmat dan hidayah-Mu. Sebaliknya, dekatkanlah aku pada kebaikan-kebaikan yang membuatku semakin cinta pada-Mu. Sayangi aku, sayangi ibu dan bapakku, sayangi saudara-saudaraku, sayangi kerabat dan teman-temanku dimanamun berada. Kuakui segala nikmat yang telah Engkau berikan padaku, dan kuakui pula keburukan-keburukan dan dosa-dosaku. Maka ampunilah aku ya Allah.. Sesungguhnya tidak ada yang bisa mengampuni dosa kecuali Engkau. Laa illahailla anta subhanaka inni kuntu minadh dzolimin...

Tuesday, November 11, 2014

Paradise lies under the foot of you , Ma .


She works 24 hours a day, She is an Alarm Clock, A cook, A Maid, A teacher, A Nanny, A Nurse, A Driver, A Handyman, A Security Officer, A Photographer, A Counselor, A Comforter, She doesn't get holidays, Sick pay or days off, She works through the day and Night, And gets paid in hugs and kisses. I love you Mom..



Ibu, Mama, Ummi, Emak, Bunda...


Setiap kali aku mengucap kata itu, aku tak kuasa menahan air mata. Ibu bagiku adalah seseorang yang paling paling paling luar biasa dalam hidup. Seseorang yang mau mengorbankan seluruh kebahagiaannya hanya untuk anak. apapun rela ia lakukan hanya demi anak. Hingga pernah suatu kali aku berkata sama tuhan “Ya Allah, aku rela semua amal ibadahku ku berikan pada ibu, asal beliau bahagia di sana bersamaMu.”


Bahagiamu jadi bahagiaku, Ma.

Monday, November 10, 2014

Potongan kecil masa lalu


Dulu, duluuuuuu banget. Kira-kira sekitar kelas 3 SD. Setiap pagi di bulan puasa selalu ikut ibu dan embah sholat subuh di masjid. Masjid desa kami letaknya di dusun sebelah, lumayan jauh dari rumah, cukup lelah juga karena ditempuh dengan jalan kaki. Senang-senang aja sih karena kata pak ustad setiap langkah menuju masjid akan dihitung sebagai pahala. Wah, berarti semakin jauh jaraknya, semakin banyak langkahnya, semakin banyak pula pahalanya. Tapi sedih juga karena setibanya di masjid, dua wanita paruh baya ini terlihat begitu kelelahan. Sejak saat itulah awal  khayalanku lahir. Jadi sering berandai-andai, senyum-senyum sendiri, ngelamun dan sambil *ngupil* hehehe
Jad, dari dulu tuh, pengiiiiiiiiiiiiin banget punya rumah deket masjid, biar bisa sholat jamaah terus, apalagi kalo deket sama sawah juga. tiap hari liat sawah jadi semakin takjub sama ciptaan Alloh. bersyukurnya jadi ganda biar seger... hehehe

Friday, April 18, 2014

Aku Bisa!

Aku sekarang sudah dewasa
Aku bukan anak kecil lagi
Aku bisa mandiri
Aku bisa mengerjakan segalanya sendiri
Aku bisa bangun pagi
Aku bisa mandi pagi
Aku bisa berangkat kerja tepat waktu
Aku bisa bekerja profesional
Aku bisa sabar
Aku bisa tak sedih lagi
Aku bisa bersih
Aku bisa rapi
Aku bisa membantu teman
Aku bisa menyampingkan ego
Aku bisa menjadi teman yang hebat
Aku bisa sholat lima waktu, tepat waktu
Aku bisa berbagi
Aku bisa dermawan
Aku bisa semangat setiap hari
Aku bisa menata waktu
Aku bisa tak mengeluh
Aku bisa tak malas lagi
Aku bisa murah senyum
Aku bisa berpikir positif
Aku bisa menghargai orang lain
Aku bisa tak marah
Aku bisa tak patah hati
Aku bisa membuka hati
Aku bisa anggun
Aku bisa ramah
Aku bisa bertanggung jawab

AYOO... AMI BISA!!!