Tuesday, November 11, 2014

Paradise lies under the foot of you , Ma .


She works 24 hours a day, She is an Alarm Clock, A cook, A Maid, A teacher, A Nanny, A Nurse, A Driver, A Handyman, A Security Officer, A Photographer, A Counselor, A Comforter, She doesn't get holidays, Sick pay or days off, She works through the day and Night, And gets paid in hugs and kisses. I love you Mom..



Ibu, Mama, Ummi, Emak, Bunda...


Setiap kali aku mengucap kata itu, aku tak kuasa menahan air mata. Ibu bagiku adalah seseorang yang paling paling paling luar biasa dalam hidup. Seseorang yang mau mengorbankan seluruh kebahagiaannya hanya untuk anak. apapun rela ia lakukan hanya demi anak. Hingga pernah suatu kali aku berkata sama tuhan “Ya Allah, aku rela semua amal ibadahku ku berikan pada ibu, asal beliau bahagia di sana bersamaMu.”


Bahagiamu jadi bahagiaku, Ma.

Monday, November 10, 2014

Potongan kecil masa lalu


Dulu, duluuuuuu banget. Kira-kira sekitar kelas 3 SD. Setiap pagi di bulan puasa selalu ikut ibu dan embah sholat subuh di masjid. Masjid desa kami letaknya di dusun sebelah, lumayan jauh dari rumah, cukup lelah juga karena ditempuh dengan jalan kaki. Senang-senang aja sih karena kata pak ustad setiap langkah menuju masjid akan dihitung sebagai pahala. Wah, berarti semakin jauh jaraknya, semakin banyak langkahnya, semakin banyak pula pahalanya. Tapi sedih juga karena setibanya di masjid, dua wanita paruh baya ini terlihat begitu kelelahan. Sejak saat itulah awal  khayalanku lahir. Jadi sering berandai-andai, senyum-senyum sendiri, ngelamun dan sambil *ngupil* hehehe
Jad, dari dulu tuh, pengiiiiiiiiiiiiin banget punya rumah deket masjid, biar bisa sholat jamaah terus, apalagi kalo deket sama sawah juga. tiap hari liat sawah jadi semakin takjub sama ciptaan Alloh. bersyukurnya jadi ganda biar seger... hehehe